8 Cara Minta Maaf Bahasa Inggris, Gak Melulu I’m Sorry!

cara minta maaf bahasa inggris

Kampunginggrisjogja.web.id – Apakah permintaan maaf dalam bahasa Inggris hanya bisa diucapkan dengan ungkapan “Iam sorry?”, ternyata cara minta maaf bahasa Inggris bukan cuma itu aja loh.

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan dan mereka akan mengatakan, “maafkan aku” atau bahkan kita terbiasa mengatakan “Iam sorry, Iam late”. Pernahkah kalian mendengar ungkapan lain yang menggambarkan permohonan maaf selain “Iam sorry” dalam bahasa Inggris?. Lalu, kapan berbagai ungkapan permohonan maaf dapat dipakai? Apakah masing-masing ungkapan memiliki makna yang berbeda? Sebenarnya apa yang membedakannya?.

Sebelum lanjut ke pembahasan, maka kalian perlu mengetahui makna dari kata maaf. Maaf merupakan bentuk penerimaan terhadap kesalahan, kekhilafan, atau perbuatan yang menyinggung perasaan orang lain. Dari pernyataan tersebut permohonan maaf diartikan sebagai upaya meminta ampun dari pihak yang melakukan kesalahan kepada pihak yang bersasngkutan. Orang akan mengungkapkan permohonan maaf dalam bahasa tubuh, melalui lisan, atau bahkan keduanya. Di sini kita akan mengulik berbagai penggunaan ungkapan maaf dalam bahasa Inggris.

Umumnya orang Indonesia mengungkapkan kesalahan dalam berbagai situasi hanya dengan mengatakan “Iam sorry”. Apakah sepenuhnya salah jika menggunakan kalimat tersebut? Tentu tidak. Namun, jika ingin berbicara layaknya native maka bisa menggunakan berbagai expression maaf. Penggunaan ungkapan permohonan maaf harus disesuaikan dengan konteks atau keadaan. Ini menunjukan tingkat emosi dan kesungguhan yang berbeda serta setiap ungkapan permohonan maaf dapat mencerminkan kesopanan lawan bicara. 

8 Cara Minta Maaf Bahasa Inggris

Berikut berbagai cara minta maaf bahasa Inggris yang bisa kamu praktekkin: 

1. Sorry

Cara minta maaf bahasa Inggris yang pertama tentunya adalah “Sorry“. Kata ini sering dipakai dalam mengungkapkan permohonan maaf saat melakukan percakapan sehari-hari yang bersifat santai informal. Misal ketika sedang memulai percakapan tiba-tiba penjelasan lawan bicara kurang terdengar, maka kalian bisa mengatakan. “sorry, what did you say?” atau mungkin ketika tidak sengaja menjatuhkan buku seseorang kita bisa pakai kata “Sorry, I accidentally dropped your book” . 

Perlu diingat, ada situasi yang tidak tepat untuk mengatakan “sorry”. Ketika bukan kesalahan kita, tapi kita meminta maaf karena kebiasaan ini bisa membuat kita kurang percaya diri. Kesalahan yang dipakai umumnya ketika meminta izin “sorry, can I ask a question”. Senbenarnya tidak perlu menggunakan “sorry”, seolah–olah kita telah berbuat suatu tindakan yang kurang berkenan padahal hanya meminta izin bertanya, maka ungkapan yang tepat yaitu “Excuse me, may I ask a question”. 

Jadi, kalian harus mengetahui penempatannya agar tidak salah pemahaman. Dalam situasi informal atau melakukan kesalahan sederhana maka kata “sorry” tepat untuk dipakai sebagai ungkapan permohonan maaf.

 

2. So Sorry

Ungkapan “so sorry” dipakai ketika seseorang merasakan penyesalan yang lebih mendalam atau lebih kuat daripada “sorry”. Kata “so” di sini sebagai penegas yang memperkuat makna dari kata “sorry”. Ini bisa dipakai baik dalam situasi formal atau informal seperti “Iam so sorry for what I said yesterday.” Ini berarti bahwa orang tersebut benar-benar menyesali perkataannya kemarin.

Perlu diingat biasanya “so sorry” selalu diawali oleh subjek dan verb seperti Iam, We are. Karena jika kalimat tanpa subjek akan terdengar tidak lengkap atau terlalu singkat. Jadi gimana, kalian sudah bisa memahami perbedaan antara sorry dan so sorry kan?

 

3. My Bad

My bad” ungkapan tidak formal dalam bahasa Inggris yang berarti “kesalahan ku”. Lalu apa bedanya dengan “sorry”?. Jelas beda, “my bad” tidak seformal “sorry” atau terkesan lebih santai yang bisa dipakai kepada teman, rekan sebaya, dan keluarga. Ungkapan ini dipakai saat seseorang melakukan kesalahan kecil atau ketidaksengajaan dengan cara santai. 

Penempatan “my bad” bisa diletakkan di awal dan akhir semuanya tetap memiliki makna sama. Seperti “Oh my bad! I thought the meeting was at 4 not 2” atau di akhir kalimat “I forgot to bring your book, my bad”. Selain itu, “my bad” yang artinya “kesalahan ku” juga bisa menjadi kalimat sendiri, setelah melakukan kesalahan kecil atau konteksnya sudah jelas. 

Jangan pernah salah penempatan, terutama pada situasi formal seperti wawancara kerja, rapat, dan meeting dengan klien. Ketika kalian melakukan kesalahan yang serius dan berdampak besar maka jangan gunakan ungkapan ini karena akan terdengar terlalu santai.

 

4. Iam Sorry

Kalian pasti tidak asing dengan ungkapan “Iam Sorry”. Yups, ungkapan ini paling sering dipakai karena ini merupakan ungkapan permohonan maaf yang sifatnya umum dan netral dalam bahasa Inggris. Mengapa ungkapan ini sering dipakai dalam berbagai situasi?. Alasannya karena ungkapan ini memiliki makna dan konteks yang luas seperti mengakui suatu kesalahan, menunjukkan kesalahan, menunjukan simpati atau empati, menyela atau meminta permohonan dengan sopan. Secara umum penggunaan “Iam Sorry” dapat dipakai dalam berbagai situasi namun harus disesuaikan dengan nada bicara.

Berikut beberapa penggunaan ungkapan Iam Sorry yang dapat kamu gunakan:

1. Menyakan Permohonan Maaf

Iam Sorry” digunakan ketika seseorang melakukan kesalahan atau menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang lain. Ini adalah cara paling standar untuk mengakui kesalahan dan menunjukkan penyesalan.

Contoh:

  • I’m sorry I forgot your birthday: Maaf, aku lupa ulang tahunmu.
  • I’m sorry for being late: Maaf karena terlambat.
  • I’m sorry that I hurt your feelings: Maaf karena aku menyakiti perasaanmu.

2. Untuk Menunjukkan Simpati atau Empati

I’m sorry” juga bisa dipakai bukan karena kita bersalah, tetapi untuk menunjukkan rasa peduli atau belasungkawa kepada orang lain.

Contoh:

  • I’m sorry to hear that your cat is sick: Saya turut prihatin mendengar kucingmu sakit.
  • I’m so sorry for your loss: Saya turut berduka cita atas kehilanganmu.

3. Untuk Menyela atau Meminta Perhatian dengan Sopan

I’m sorry” dapat digunakan untuk menyela pembicaraan atau meminta seseorang mengulangi ucapannya dengan sopan.

Contoh:

  • I’m sorry, could you repeat that?: Maaf, bisa diulangi?
  • I’m sorry to interrupt, but may I ask something?: Maaf menyela, boleh saya bertanya?

4. Untuk Menyampaikan Penyesalan atau Penolakan Secara Sopan

Digunakan ketika ingin menolak permintaan atau menyampaikan berita buruk dengan sopan.

Contoh:

  • I’m sorry, but I can’t help you right now: Maaf, tapi saya tidak bisa membantu sekarang.
  • I’m sorry, we’re closed: Maaf, kami sudah tutup.

Jadi sudah tahu kan mengapa ungkapan “Iam Sorry” ini sering dipakai? Yups, karena memang memiliki banyak makna dan bisa disesuaikan dengan berbagai situasi. Tinggal kalian sesuaikan saja dengan nada bicara baik dalam situasi santai, formal, maupun informal.

 

5. I Apologize

Pernahkah kalian berada dalam situasi profesional, resmi, serius, atau kalian ingin terlihat lebih bertanggung jawab?. Kalian bisa menggunakan ungkapan ini ketika sedang menghadapi situasi tersebut. “I apologize” berarti “Saya memohon maaf” atau “Saya meminta maaf denga sungguh-sungguh”. Ungkapan ini menunjukan kesalahan dan tanggung jawab untuk memperbaikinya.

Lalu apa bedanya dengan Iam Sorry?

Iam sorry” menekankan perasaan penyesalan.

I apologize” menekankan tindakan formal mengakui kesalahan.

Contoh: 

  • I apologize for the mistake in the report: Saya mohon maaf atas kesalahan dalam laporan tersebut.

Setelah mengetahui makna dan contohnya, kalian juga harus tahu terkait penempatannya. Ungkapan ini cocok digunakan untuk surat resmi, email formal, pidato, situasi kerja, sekolah, bisnis, serta saat kesalahan cukup besar dan perlu tanggung jawab. Namun, ungkapan ini juga kurang cocok digunakan untuk situasi santai atau sehari-hari dan hubungan akrab karena dapat terkesan kaku.

 

6. Forgive Me

Cara minta maaf bahasa Inggris ke enam adalah dengan menggunakan “Forgive me”. Permintaan maaf ini sering digunakan ketika seseorang benar-benar tulus meminta maaf dan berharap benar-benar dimaafkan oleh orang lain. Lalu, bedanya apa dengan ungkapan permohonan maaf lainnya?, bedanya terletak pada tingkat emosionalnya. Karena ungkapan ini lebih tulus dan menekankan permohonan pengampunan langsung dari hati.

Mengapa demikian? misal seseorang melakukan kesalahan serius atau menyakiti perasaan orang lain atau mungkin ingin menunjukkan penyesalan mendalam dan kerendahan hati maka ungkapan yang tepat yaitu menggunakan “forgive me”. Jadi, “forgive me” lebih cocok digunakan dalam konteks emosional dan pribadi bukan untuk urusan profesional. Contohnya “forgive me for what I’ve done” artinya “Maafkan aku atas apa yang telah kulakukan”.

Baca Juga: Perbedaan Much dan Many Dalam Bahasa Inggris

 

7. Pardon Me

Ungkapan “pardon me” digunakan untuk meminta maaf dengan sopan, meminta seseorang mengulangi perkataan, atau menyela pembicara dengan hormat. Sebenarnya apa makna pardomi dan apa bedanya dengan ungkapan lainnya?. Secara umum “pardon me” berarti “maafkan saya” atau “permisi” tergantung pada situasi. Bedanya dari ungkapan lainnya yaitu ungkapan ini lebih sopan dari pada “sorry” dan lebih halus daripada “excuse me” serta digunakan dalam berbagai konteks formal.

Beberapa situasi yang bisa dipakai di antaranya:

# Ketika Tidak Mendengar dengan Jelas (meminta pengulangan)

Digunakan untuk meminta seseorang mengulangi ucapannya dengan sopan.

Contoh:

Pardon me? I didn’t catch what you said: Maaf, saya tidak menangkap apa yang Anda katakan.

Nah, ini juga memiliki kemiripan dengan:

Sorry? (lebih santai)

Excuse me? (lebih netral)

Pardon me? (lebih sopan dan formal)

# Ketika Menyela atau Melewati Seseorang

Pardon me” digunakan seperti “excuse me” saat ingin menyela pembicaraan atau melewati orang lain dengan sopan. Situasi ini biasanya digunakan di tempat formal seperti kantor, rapat, atau acara resmi.

Contoh:

Pardon me, may I come in?: Permisi, bolehkah saya masuk?

Pardon me, could you move a little?: Permisi, bisakah Anda agak bergeser?

# Ketika Melakukan Kesalahan Kecil (permintaan maaf ringan)

Digunakan untuk meminta maaf secara sopan atas kesalahan kecil seperti menabrak seseorang atau bersin di depan orang lain.

Contoh:

Pardon me, I didn’t mean to bump into you: Maaf, saya tidak sengaja menabrak Anda.

Pardon me! (setelah bersin, seperti “excuse me!”)

“Pardon me” terdengar lebih sopan daripada “Sorry” dalam konteks formal.

# Saat Ingin Menyela Pembicaraan

Kalimat ini bisa digunakan sebelum berbicara untuk menarik perhatian dengan sopan.

Contoh:

Pardon me, may I say something?: Maaf, bolehkah saya mengatakan sesuatu?

Pardon me, but I think there’s a mistake: Maaf, tetapi saya pikir ada kesalahan.

 

8. Excuse me

Excuse me” dan “Pardon me” memang sangat mirip karena keduanya digunakan untuk menunjukkan kesopanan, meminta izin, atau meminta maaf ringan.

Namun, keduanya memiliki perbedaan dalam tingkat formalitas, nuansa makna, dan konteks penggunaan.

Kalian bisa membedakannya dengan menyimak percakapan berikut:

Excuse me”:

A: Excuse me, is anyone sitting here?

B: No, go ahead.

(Permisi, apakah kursi ini kosong? Tidak, silakan duduk.)

Dengan “Pardon me”:

A: Pardon me, could you repeat the question?

B: Of course. I said, where are you from?

(Maaf, bisakah Anda mengulang pertanyaannya? Tentu, saya bertanya dari mana asal mu?)

Dari penjelasan di atas maka kita bisa menggunakan “pardon me” dan “excuse me” disesuaikan dengan situasi dan tingkat kesopanan. Dalam percakapan sehari-hari, orang lebih sering memakai “Excuse me” karena terdengar alami dan fleksibel. Sedangkan “Pardon me” lebih jarang dipakai dalam percakapan kasual, karena terdengar lebih resmi dan sedikit kuno di beberapa konteks modern (terutama di Amerika).

Setelah kita mempelajari berbagai ungkapan permohonan maaf, ternyata banyak sekali tidak hanya “I’m sorry” saja. Kita bisa menyesuaikannya sesuai dengan situasi dan kebutuhan. Jangan sampai salah penempatan lagi ya dalam penggunaannya!. Kalian bisa menggunakan berbagai ungkapan ini ketika berada dalam situasi tertentu. Ketika sudah mulai menerapkannya dalam percakapan sehari-hari, maka kalian akan terdengar seperti penutur asli (native speaker) dan terlihat lebih natural serta percaya diri saat berbicara bahasa Inggris. Jadi, teruslah berlatih menggunakan berbagai ekspresi ini agar kemampuan komunikasi semakin baik dan sopan dalam setiap konteks.

Itulah beberapa cara minta maaf bahasa Inggris yang bisa kamu pakai selain “Iam Sorry”. Jadi mulai sekarang kamu bisa pakai banyak variasi saat minta maaf ya!

 

Penulis: Mar’atus Solihah
Editor: Hilyah Fitri Andriyani

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *